, , , , ,

Belopa Geger: Sungai Pabbiring Meluap Mendadak, Puluhan Rumah Terendam dan Warga Mengungsi

by -110 Views

BELOPA — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten
Luwu sejak sore hingga malam hari menyebabkan Sungai Pabbiring meluap mendadak dan merendam permukiman warga di Kecamatan Belopa. Banjir yang terjadi sekitar pukul 22.30 WITA itu datang secara cepat, membuat banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.

Sejumlah wilayah seperti Belopa Utara, Senga, dan Pammanu menjadi daerah yang terdampak paling parah. Air masuk ke rumah warga dengan ketinggian mencapai lutut hingga pinggang orang dewasa. Situasi ini membuat warga panik dan memilih mengungsi ke masjid serta gedung sekolah yang berada di lokasi lebih tinggi.

Menurut saksi mata, air mulai naik secara perlahan, namun hanya dalam waktu 15 menit, debit air melonjak tajam. “Kami kaget karena biasanya air naik bertahap. Tapi malam itu langsung tinggi sekali, bahkan motor dan perabot kami tidak sempat diangkat,” ungkap Jamal, warga Belopa Utara.

Pihak BPBD Luwu bersama aparat pemerintah setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Tim gabungan bekerja hingga dini hari untuk menyisir rumah-rumah yang terendam. Hingga pagi ini, setidaknya 48 keluarga tercatat mengungsi dan masih menunggu bantuan logistik.

Baca Juga:

Warga Oksibil Melihat Cahaya Aneh di Langit, Warga Heboh Dalam Sekejap

Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan jalan poros Belopa–Palopo mengalami kemacetan panjang. Beberapa kendaraan bahkan harus didorong karena terjebak dalam genangan air. Petugas kepolisian terlihat mengatur lalu lintas dan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif untuk mengurangi penumpukan kendaraan.

Banjir ini mempertegas perlunya perbaikan tata kelola aliran sungai dan drainase di Belopa. Warga mengaku peristiwa seperti ini sudah terjadi beberapa kali, namun kali ini menjadi yang paling besar dalam setahun terakhir. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah serius untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Hingga siang hari, air mulai surut. Namun lumpur dan sampah masih menumpuk di halaman serta jalan-jalan utama. Warga bersama petugas mulai melakukan pembersihan sambil menunggu bantuan logistik dan peralatan kebersihan.

Kategori:
Belopa,
Luwu,
Sulawesi Selatan,
Banjir,
Bencana Alam,
Berita Daerah
BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *