Belopa — Hujan deras yang mengguyur wilayah Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengakibatkan banjir di sejumlah pemukiman. Air menggenangi rumah warga hingga ketinggian 50 cm dan menutup akses jalan utama, membuat aktivitas masyarakat terganggu sejak Selasa pagi.
Warga menilai banjir di Belopa kerap terjadi karena sistem drainase yang belum memadai. Beberapa warga mengungkapkan bahwa mereka sudah berulang kali melaporkan kondisi ini kepada pemerintah daerah, tetapi perbaikan berjalan lambat. Akibatnya, rumah dan kendaraan warga kerap terendam saat hujan deras.
Pemerintah Kabupaten Luwu melalui BPBD menurunkan tim untuk membantu evakuasi dan menyiapkan posko darurat. Mereka juga mengimbau warga agar tetap waspada dan memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Selain itu, pakar lingkungan dari Universitas Negeri Makassar menyebutkan bahwa banjir di Belopa terkait dengan perubahan topografi dan pengerukan sungai yang tidak memadai. Ia menekankan pentingnya perencanaan tata ruang dan pembangunan saluran drainase yang permanen.
Sejumlah tokoh masyarakat meminta pemerintah segera menindaklanjuti keluhan warga dan mempercepat pembangunan infrastruktur anti-banjir. Hal ini dinilai penting agar kejadian serupa tidak terus terulang di masa depan.
Baca juga:
Profil Sulawesi Selatan
Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya menangani banjir secara darurat, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang agar kehidupan masyarakat tetap nyaman dan aman di Belopa.
Laporan dari: NEWS BELOPA
Kategori:
Belopa,
Luwu,
Sulawesi Selatan,
Bencana Alam,
Berita Daerah


