
Alasan Pengoperasian Pesawat Apung
Papua Barat dan Sulawesi Selatan memiliki banyak wilayah perairan yang membutuhkan moda transportasi cepat. Dengan pesawat apung, masyarakat dapat menempuh perjalanan antarwilayah lebih singkat tanpa bergantung pada infrastruktur bandara konvensional.
“Pesawat apung ini sangat ideal untuk daerah kepulauan. Selain efisien, juga dapat mendarat langsung di perairan,” ujar pejabat Kemenhub dalam keterangan resmi.
Spesifikasi dan Kapasitas
Kedua pesawat apung tersebut dirancang untuk mengangkut penumpang dalam jumlah terbatas dengan fasilitas keselamatan standar internasional. Kapasitas tiap pesawat diperkirakan mampu membawa 10–15 orang dengan kecepatan jelajah menengah.
Dengan spesifikasi tersebut, pesawat apung diharapkan mampu melayani rute pendek seperti antar-pulau kecil di Papua Barat maupun wilayah kepulauan di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Belopa Genjot Pembangunan Pasar Modern untuk Dorong Ekonomi Luwu
Dampak Bagi Konektivitas
Pengoperasian pesawat apung diyakini dapat mendukung sektor ekonomi lokal, terutama pariwisata dan perdagangan hasil laut. Selain itu, kehadiran moda transportasi ini juga membantu layanan darurat seperti evakuasi medis di daerah terpencil.
Pemerintah daerah menyambut baik langkah ini karena akan menjadi terobosan dalam mengatasi keterisolasian sejumlah wilayah.


