, , ,

Paus Leo XIV Pernah Berkunjung ke Papua 22 Tahun Lalu

by -179 Views

VATICAN CITY, VATICAN - APRIL 26: US Cardinal Robert Francis Prevost attends the funeral of Pope Francis in St. Peter’s Square on April 26, 2025 in Vatican City, Vatican. Pope Francis died on April 21st at the age of 88. Born in Argentina as Jorge Mario Bergoglio, he was the first Latin American and the first Jesuit to become Pope when elected in 2013. Taking the name Francis after St Francis of Assisi, he promoted a more humble version of the papacy than many of his predecessors. He will be buried outside the Vatican in a simple wooden coffin at the Basilica Santa Maria Maggiore. (Photo by Franco Origlia/Getty Images)

 

Papua – Dua dekade lebih telah berlalu sejak kunjungan bersejarah Paus Leo XIV ke tanah Papua. Momen tersebut hingga kini masih dikenang masyarakat karena membawa pesan perdamaian dan persaudaraan lintas iman.

Kunjungan Bersejarah di Tanah Papua

Pada 22 tahun silam, Paus Leo XIV datang langsung ke Papua dalam rangkaian lawatan pastoralnya ke Asia-Pasifik. Saat itu, ribuan umat Katolik dan masyarakat lintas agama menyambut hangat kedatangannya. Kehadiran pemimpin Gereja Katolik dunia tersebut menjadi simbol pengakuan terhadap keberagaman budaya dan spiritualitas Papua.

Pesan Perdamaian dan Persaudaraan

Dalam pidatonya, Paus Leo XIV menekankan pentingnya menjaga harmoni di tengah perbedaan. Ia menyerukan agar masyarakat Papua tetap menjaga semangat persaudaraan, mengedepankan dialog, serta menghindari kekerasan dalam menyelesaikan permasalahan sosial maupun politik.

Dampak Kunjungan Paus

Kehadiran Paus Leo XIV memberi pengaruh besar bagi masyarakat Papua, khususnya umat Katolik. Banyak pihak menilai kunjungan tersebut berhasil mengangkat semangat toleransi antarumat beragama. Selain itu, peristiwa itu juga menjadi dorongan moral bagi para tokoh agama lokal dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Peringatan 22 Tahun Kunjungan

Hingga kini, setiap tahun umat Katolik di Papua masih memperingati kunjungan bersejarah tersebut melalui misa khusus dan kegiatan sosial. Bagi mereka, kunjungan Paus Leo XIV menjadi warisan spiritual yang terus menginspirasi generasi muda untuk menjaga kedamaian dan kerukunan.

Baca Juga : DPRD Sulsel Pilih Kompleks PU di Pettarani Makassar Jadi Kantor Sementara

Makna Bagi Papua Saat Ini

Dalam konteks Papua masa kini yang masih menghadapi berbagai tantangan, pesan yang pernah disampaikan Paus Leo XIV dianggap tetap relevan. Seruan untuk mengedepankan dialog, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap martabat manusia menjadi fondasi penting dalam merajut persatuan.

Tag: ,Paus Leo XIV,Papua,Kunjungan Paus,Gereja Katolik,Sejarah,Perdamaian,

Kategori: ,Agama,Papua,Sejarah,Peristiwa,

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *